Mohon Tunggu . . .

Jepang Akan Merilis Air Radioaktif yang Telah Diobati dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima

Penulis : Admin Singa
Dipublikasikan: 5 bulan yang lalu

Halo Sobat Singa, belakangan sedang ramai kabar bahwa Jepang telah mulai melepaskan air radioaktif yang telah diobati dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang rusak ke Samudra Pasifik. Keputusan ini telah ditolak oleh negara-negara tetangga, yang khawatir bahwa air tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Air tersebut terkontaminasi oleh lelehan nuklir yang terjadi di pembangkit listrik pada tahun 2011, setelah tsunami. Sejak itu, pembangkit listrik telah menyimpan air di lebih dari 1.000 tangki. Air tersebut mengandung tingkat tritium radioaktif yang rendah, yang merupakan bentuk hidrogen yang tidak berbahaya dalam jumlah kecil. Namun, tritium dapat menumpuk di dalam tubuh seiring waktu, dan ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi orang yang mengonsumsi banyak makanan laut.

Pemerintah Jepang mengatakan bahwa air tersebut telah diolah untuk menghilangkan sebagian besar zat radioaktif, dan bahwa tingkat tritium jauh di bawah standar keselamatan yang ditetapkan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Pemerintah juga mengatakan bahwa mereka akan memantau air secara ketat untuk memastikan bahwa itu tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Namun, negara-negara tetangga, seperti China dan Korea Selatan, telah menyatakan keprihatinan mereka tentang pelepasan air tersebut. Mereka berpendapat bahwa air tersebut masih dapat menimbulkan risiko kesehatan, dan dapat merusak industri perikanan.

Pemerintah Jepang mengatakan bahwa mereka tidak punya pilihan selain melepaskan air, karena tangki-tangki tersebut sudah mendekati kapasitas dan tidak ada cara lain yang aman untuk menyimpannya. Pemerintah juga mengatakan bahwa mereka akan terus memantau situasi dengan cermat.

Pelepasan air radioaktif adalah masalah yang kontroversial, dan tidak ada jawaban yang mudah. Pemerintah Jepang harus mempertimbangkan risiko dan manfaat dari pelepasan, dan membuat keputusan yang mereka yakini adalah yang terbaik bagi negara. Hmmm, menurut Sobat Singa akan berita ini bagaimana? terdapat banyak PRO dan KONTRA terkait hal ini ya rupanya! 

Facebook Twitter Instagram Linkedin Tiktok