Mohon Tunggu . . .

Waspada! Kenali Modus Penipuan Berkedok Salah Transfer

Penulis : Admin Singa
Dipublikasikan: 1 bulan yang lalu

Halo Sobat Singa, Pernahkah Anda menerima transfer uang secara tiba-tiba ke rekening Anda, disertai pesan yang mengaku salah transfer? Hati-hati, ini bisa jadi modus penipuan!. Para pelaku kejahatan sering melancarkan aksi penipuan dengan kedok salah transfer. Mereka berharap korban akan lengah dan tergiur untuk mengembalikan uang tersebut. Namun, alih-alih mendapatkan uang kembali, korban justru akan mengalami kerugian yang lebih besar.

 

Ciri-ciri Penipuan Berkedok Salah Transfer :

  • Anda menerima transfer uang dalam jumlah tertentu ke rekening Anda.
  • Pelaku kemudian menghubungi Anda melalui telepon, SMS, atau chat, mengaku telah salah transfer dan meminta Anda untuk mengembalikan uang tersebut.
  • Pelaku biasanya menggunakan berbagai macam alasan, seperti salah ketik nomor rekening atau tertekan saat melakukan transfer.
  • Pelaku akan mendesak Anda untuk segera mengembalikan uang tersebut, dengan berbagai macam skenario agar Anda panik dan tidak berpikir jernih.

 

Skema Penipuan, Ada beberapa modus yang digunakan pelaku dalam penipuan berkedok salah transfer. Berikut ini adalah beberapa contohnya:

  • Minta Transfer balik dengan Jumlah Lebih Besar: Pelaku meminta Anda untuk mengembalikan uang tersebut,ditambah dengan sejumlah "biaya administrasi" atau "denda keterlambatan".
  • Menyuruh Anda Transfer ke Rekening Lain: Pelaku meminta Anda untuk mengembalikan uang, bukan ke rekening pengirim awal, melainkan ke rekening lain yang mereka miliki.
  • Menjebak Korban dengan Link atau Kode: Pelaku mengirimkan link atau kode pembatalan transfer palsu. Ketika korban mengklik link atau memasukkan kode tersebut, malah justru membantu pelaku untuk menguras saldo rekening korban.

 

Bagaimana Menghindari Penipuan Berkedok Salah Transfer :

  • Jangan langsung percaya pada pesan yang mengaku salah transfer.
  • Verifikasi kebenaran informasi. Hubungi langsung pihak bank atau platform tertentu untuk mengecek kebenaran transfer tersebut.
  • Jangan terburu-buru mengembalikan uang.
  • Jangan klik link atau mengirimkan kode apapun yang diberikan pelaku.
  • Jika ragu, segera laporkan ke pihak bank dan kepolisian.

Ingat! Institusi keuangan seperti bank tidak akan meminta Anda untuk mengembalikan uang melalui transfer balik dengan jumlah yang lebih besar, transfer ke rekening lain, atau menggunakan link/kode tertentu.

 

Mari Cegah Penipuan!

Dengan semakin waspada dan memahami modus penipuan berkedok salah transfer, kita dapat terhindar dari menjadi korban. Selain itu, informasikan kepada orang-orang terdekat Anda untuk berhati-hati terhadap penipuan semacam ini. Bersama-sama kita bisa membuat ruang digital yang lebih aman! Dapatkan pinjaman dana dengan sistem yang Mudah dan Aman serta memiliki izin dan di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)! Bagikan aplikasi Singa Fintech ke kerabat dan relasi terdekatmu melalui fitur link referral yang tersedia pada aplikasi Singa Fintech (www.singa.id) selesaikan tugasnya dan nikmati bonus sampai dengan Rp 240.000! Klik linknya sekarang juga dan download aplikasinya sekarang >>> https://singa.onelink.me/2NaP/blog

Facebook Twitter Instagram Linkedin Tiktok