Mohon Tunggu . . .

Waspada! Kenali Impersonate Scam dan Cara Menghindarinya

Penulis : Admin Singa
Dipublikasikan: 1 bulan yang lalu

Halo Sobat Singa, Pernahkah Anda menerima telepon, SMS, atau pesan online dari seseorang yang mengaku berasal dari lembaga resmi,seperti bank, perusahaan asuransi, atau institusi pemerintah? Hati-hati, ini bisa jadi modus penipuan yang disebut impersonate scam!

Apa itu Impersonate Scam?

Impersonate scam adalah penipuan di mana pelaku menyamar sebagai representatif dari lembaga atau perusahaan yang kredibel. Pelaku akan menghubungi korban melalui berbagai cara dan mencoba untuk mendapatkan informasi pribadi atau keuangan korban.

Bagaimana Pelaku Melakukan Impersonate Scam?

Pelaku impersonate scam biasanya menggunakan beberapa cara untuk meyakinkan korban, diantaranya:

  • Menggunakan identitas palsu: Pelaku akan menyebut nama lembaga resmi dan berpura-pura sebagai karyawan atau petugas dari lembaga tersebut.
  • Mendesak: Pelaku akan menciptakan suasana cemas atau panik dengan memberi tahu korban tentang masalah pada akun mereka, ancaman pembatalan layanan, atau tuduhan kegiatan ilegal. 
  • Menawarkan bantuan "mudah": Pelaku akan menjanjikan solusi mudah untuk mengatasi masalah tersebut,tetapi membutuhkan informasi pribadi atau keuangan korban.

Informasi yang Dicari Pelaku:

  • Data login akun (username dan password)
  • Informasi kartu kredit atau debit
  • Kode OTP (One Time Password)
  • Data pribadi lainnya (seperti KTP, KK)

 

Dampak dari Impersonate Scam

Korban yang tertipu impersonate scam dapat mengalami kerugian finansial yang besar. Informasi yang dicuri pelaku dapat digunakan untuk membobol akun korban, melakukan pembelian secara online, atau bahkan dijual ke pihak lain. Selain itu, korban juga dapat mengalami gangguan psikologis akibat ketegangan dan kecemasan yang ditimbulkan pelaku.

Cara Menghindari Impersonate Scam:

  • Jangan mudah percaya pada telepon, SMS, atau pesan online yang meminta informasi pribadi atau keuangan. Lembaga resmi biasanya tidak akan meminta informasi tersebut melalui cara tersebut.
  • Hubungi langsung lembaga terkait untuk verifikasi. Jika Anda ragu tentang pesan yang diterima, hubungi langsung lembaga yang mengaku diwakili oleh pelaku. Cari nomor telepon atau website resmi lembaga tersebut dan lakukan konfirmasi.
  • Jangan klik link atau buka lampiran mencurigakan. Link dan lampiran dalam pesan penipuan dapat mengandung malware yang dapat mencuri data Anda.
  • Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun. Ini akan membuat akun Anda lebih aman dan sulit dibobol.
  • Aktifkan two-factor authentication (2FA) pada akun Anda. 2FA menambahkan lapisan keamanan tambahan dengan meminta kode khusus selain password saat login.

Jika Anda pernah menjadi korban impersonate scam, segera laporkan ke pihak kepolisian dan lembaga terkait. Mari bijak dalam menggunakan teknologi dan lindungi data pribadi Anda! 

Dapatkan pinjaman dana dengan sistem yang Mudah dan Aman serta memiliki izin dan di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)! Bagikan aplikasi Singa Fintech ke kerabat dan relasi terdekatmu melalui fitur link referral yang tersedia pada aplikasi Singa Fintech (www.singa.id) selesaikan tugasnya dan nikmati bonus sampai dengan Rp 240.000! Klik linknya sekarang juga dan download aplikasinya sekarang >>> https://singa.onelink.me/2NaP/blog

Facebook Twitter Instagram Linkedin Tiktok